Pernahkah Anda mengalami pengalaman
membeli beberapa furnitur yang tampak menarik di toko tertentu, seperti
sofaa ataupun meja, namun ketika dibawa ke dalam rumah tampak biasa
saja? Mungkin terdapat beberapa kesalahan, baik itu pemilihan warna
maupun ukuran yang kurang tepat untuk disimpan di dalam rumah.
Maka dari itu, agar beragam furnitur tersebut tampak lebih menarik dan
nyaman ketika disimpan di dalam rumah, pastikan Anda mengetahui beberapa
tips dan trik sebelum membeli beragam furnitur tersebut. Penasaran?
Berikut adalah beberapa tips sebelum membeli dan menyimpa furnitur di dalam rumah :
Selasa, 05 September 2017
Langkah Mudah Hemat Energi di Rumah
Menghemat energi bisa dilakukan dimulai dari rumah sendiri. Banyak langkah simpel yang bisa Anda lakukan untuk melakukan langkah hemat energi di rumah.
Banyak keuntungan yang bisa Anda dapat jika melakukan hemat energi di rumah . Mulai dari mengurangi tagihan listrik, dan secara tidak langsung Anda telah berkontribusi agar lingkungan tetap sehat. Kali ini, kita akan membahas bagaimana langkah menghemat energi di ruang tamu. Seperti apa? Berikut penjelasannya yang dilansir dari Okezone.com.
Pertama, ganti lampu di ruang tamu dengan menggunakan lampu hemat energi. Mengganti lampu rumah dengan yang hemat energi dapat membuat penggunaan listrik di rumah bisa di rem hingga 66 persen.
Kedua, gunakan colokan yang terdiri atas banyak lubang yang bisa dimati hidupkan dari satu sumber. Jika sedang tidak digunakan, colokan ini bisa dimatikan semua sumber listriknya sehingga dapat mengurangi konsumsi energi di rumah hingga 15 persen.
Ketiga, cabut colokan televisi jika sedang tidak digunakan. Rata-rata televisi menyala hingga 17 jam per hari. Cabut colokan televisi jika sedang tidak digunakan untuk menghemat energi listrik.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-243-langkah-mudah-hemat-energi-di-rumah.html
Merawat Roof Garden Agar Senantiasa Hijau
Semakin pesatnya pembangunan properti , menggerus lahan terbuka hijau. Salah satu cara masyarakat mengakali untuk membuat lahan terbuka hijau adalah dengan membuat roof garden di atap rumah atau gedung untuk menggantikan halaman. Indah dan efektif, tapi tentu membutuhkan perawatan seperti halnya taman biasa.
Berikut cara merawat kebun atap:
1. Pupuk dan pengairan
Kebun atap umumnya dibuat dengan lapisan tanah yang relatif tipis, untuk meminimalkan bobot yang dibebankan pada atap. Karena itu tanaman bisa kekurangan nutrisi sehingga membutuhkan pupuk tambahan.
Anda sebaiknya rutin memberikan pupuk yang jenisnya mudah terurai dari satu titik ke titik lain di roof garden. Bila roof garden Anda berada di atap dengan kemiringan yang curam, kemungkinan besar air hujan cepat terbuang sebelum benar-benar terserap tanah.
Untuk itu Anda harus membuat sistem irigasi, air yang dikeluarkan hanya setetes demi setetes namun dalam jangka waktu rutin. Ini untuk mencegah air menggenang di permukaan tanah karena penyerapan yang lambat.
2. Pemangkasan
Meskipun tanaman di roof garden tumbuh lebih lambat dari taman pada umumnya, bukan berarti Anda tidak perlu melakukan pemangkasan. Anda tetap harus memastikan tanaman Anda terbebas dari gulma. Pemangkasan ujung-ujung tanaman yang mulai tua dan layu juga dibutuhkan agar penyerapan nutrisi tetap optimal.
3. Lapisan membran
Dalam pembuatannya, roof garden selalu dilengkapi dengan lapisan membran yang menjaga agar air dari permukaan tanah tidak membasahi permukaan atap bangunan. Ada baiknya lapisan membran dicek secara berkala dan bergantian dari satu petak ke petak lain di roof garden Anda.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-242-merawat-roof-garden-agar-senantiasa-hijau.html
Menciptakan Rumah Ramah Lingkungan
Kenyamanan menjadi satu hal yang dicari dari rumah tinggal . Untuk melengkapinya, mulailah mempertimbangkan dan menambahkan konten kesehatan dan ekonomis dalam konsep rumah tinggal , demi terciptanya keselarasan di dalam kehidupan.
Permasalahan lingkungan hidup menjadi topik serius yang kian populer diperbincangkan. Hal ini mengacu kepada sebuah konsep konservasi lingkungan, atau bangunan khususnya rumah tinggal yang ramah lingkungan .
Bicara mengenai desain sebuah rumah tinggal dewasa ini, sebaiknya mengacu kepada konsep ramah lingkungan. Satu hal yang patut disadari bahwa pembangunan sebuah rumah tinggal menghasilkan karbondioksida terbesar, yang dampaknya terlihat langsung pada kasus global warming serta climate exchange.
Pemakaian energi pada sebuah proyek pembangunan pun dinilai terlampau besar, sementara ketersediaan bahan bakar minyak maupun listrik sedang dalam kondisi penghematan. Oleh karena itu menjadi sebuah keharusan untuk mendesain sebuah bangunan berkonsep ramah lingkungan. Konsep green building atau bangunan ramah lingkungan menjadi tren dunia bagi pengembangan properti saat ini.
Melalui konsep rumah tinggal ramah lingkungan diharapkan mampu memberi kontribusi secara langsung dalam menahan laju pemanasan global. Tidak hanya sampai disitu, penghematan air dan energi serta penggunaan energi terbarukan menjadi poin utama yang terus dibahas dalam sebuah konsep rumah ramah lingkungan, sehingga masalah kelestarian lingkungan hijau mampu terselesaikan dengan baik.
Bangunan yang dibangun dengan konsep ramah lingkungan ternyata lebih memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini semakin membuktikan akan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan hidup. Karenanya edukasi mengenai tersedianya rumah tinggal yang ramah lingkungan dirasa semakin penting dilakukan demi tujuan mengurangi resiko global warming serta climate exchange.
Material dan Desain
Dalam mendirikan sebuah bangunan banyak hal yang mesti diperhatikan, diantaranya adalah aspek-aspek bahan material, ketersediaan ruangan hijau, hingga instalasi air dan listrik yang optimal namun tetap efisien. Tak hanya sampai disitu proses pembangunan pun perlu diawasi lebih seksama, semisal pembuangan limbah-limbah bahan bangunan, maupun konsumsi daya listrik dan air. Sehingga kelak ketika bangunan itu berdiri tiada satupun dari bagian lingkungan yang dirugikan.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-241-menciptakan-rumah-ramah-lingkungan.html
Tips Sebelum Membeli & Menyimpan Furnitur Dalam Rumah
- Ukur Ruangan Anda Sebelum Pergi ke Toko – Salah satu tips penting yang tidak boleh Anda lewati adalah mengukur beberapa sudut ruangan agar Anda dapat secara mudah memproyeksikan ukuran yang sesuai ketika melihat berbagai furnitur di dalam toko;
- Perhatikan Beragam Jalur di Dalam Rumah – Untuk mendapatkan furnitur dengan ukuran yang sangat pas dengan luas ruangan, pastikan juga Anda memerhatikan beberapa jalur utama di dalam rumah. Pastikan juga Anda memerhitungkan beberapa ketinggian ruangan Sahabat; dan,
- Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-240-tips-sebelum-membeli--menyimpan-furnitur-dalam-rumah.html
Rabu, 30 Agustus 2017
Tips Praktis Benahi Rumah Pasca Pesta
Anda yang gila pesta terkadang lebih merasa nyaman saat menggelar pesta di rumah sendiri. Namun, hal yang paling tidak menyenangkan sehabis menggelar pesta di rumah adalah kondisi rumah yang jadi berantakan .
Kesenangan yang terjadi semalam suntuk bisa berubah drastis saat Anda melihat tumpukan piring, barang-barang yang berserakan, dan sampah dimana-mana.
Guna mengatasi hal tersebut, ada tips praktis dan cepat untuk membersihkan rumah usai berpesta . Rumah Anda akan terlihat rapi kembali tanpa harua menguras banyak tenaga dan waktu untuk membereskannya.
Apa saja yang harus dilakukan?
1. Prioritaskan Mana yang Penting
Anda harus menentukan apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Jika prioritas Anda "kekacauan" yang ada di dapur, maka Anda bisa mencuci piring terlebih dulu. Kemudian, lanjut menyapu lantai, membersihkan ruangan dari sampah, sisa makanan, dan lain sebagainya.
2. Bereskan Satu per Satu
Prioritas tadi bisa dipusatkan pada ruangan secara satu persatu. Misalnya, dapur dulu, baru kemudian ruang tamu, dan ruangan selanjutnya.
3. Bersihkan Kamar Mandi
Ruangan ini perlu perhatian yang lebih. Banyak tamu yang menggunakan kamar mandi berarti perlu sterilisasi yang maksimal. Cara tercepat ialah dengan menyemprotkan cairan disinfektan pada toilet, lantai keramik, dan bagian lain yang perlu dibersihkan. Setelah itu, diamkan beberapa menit agar bahan kimia tersebut bekerja sehingga proses menyikat menjadi lebih mudah. Baru kemudian, Anda bisa bilas.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-222-tips-praktis-benahi-rumah-pasca-pesta.html
Yuk, Intip Tips Merawat Perabot Dapur dari Kayu
Perabot dapur yang terbuat dari kayu
tidak hanya berfungsi sebagai alat perlengkapan dapur semata, tapi juga
serat kayu dan permainan warnanya memberikan sentuhan seni pada tampilan
dapur Anda.
Meski begitu, peralatan dapur dari material kayu memiliki cara tersendiri dalam perawatannya.
Seperti berita yang dilansir dari citragran.com, desainer produk Aljir Fine Crafts, Annisa Lutfia, menuturkan bahwa alat-alat dapur dari material kayu perlu mendapatkan perhatian lebih dibanding stainless.
Dia menyarankan agar perlatan dapur dari material kayu sebaiknya dicuci dengan cara manual. Hal ini berbeda dengan material stainless atau keramik yang dapat dicuci di dishwasher.
Selain itu, sebaiknya hindari untuk menjemur secara peralatan dapur dari kayu langsung di bawah matahari agar menjaga kualitas warna dan kekuatan kayunya.
Meski begitu, peralatan dapur dari material kayu memiliki cara tersendiri dalam perawatannya.
Seperti berita yang dilansir dari citragran.com, desainer produk Aljir Fine Crafts, Annisa Lutfia, menuturkan bahwa alat-alat dapur dari material kayu perlu mendapatkan perhatian lebih dibanding stainless.
Dia menyarankan agar perlatan dapur dari material kayu sebaiknya dicuci dengan cara manual. Hal ini berbeda dengan material stainless atau keramik yang dapat dicuci di dishwasher.
Selain itu, sebaiknya hindari untuk menjemur secara peralatan dapur dari kayu langsung di bawah matahari agar menjaga kualitas warna dan kekuatan kayunya.
Untuk mengembalikan warna alami kayu seperti semula, dapat dilakukan dengan mengoleskan olive oil.
Meski berasal dari material kayu, alat-alat dapur dapat dipadupadankan dengan segala desain dapur karena material kayu memiliki fleksibilitas untuk dipadupadankan dengan gaya apapun.
Tips Memilih Lantai dan Dinding yang Tepat untuk Kamar Anak
Siapa yang tidak mau memiliki rumah yang nyaman . Di dalam rumah yang tertata, kenyaman dan transformasi nilai-nilai menjadi lebih mengalir. Rumah yang nyaman juga membuat interaksi keluarga berlangsung leluasa.
Tuntutan kenyamanan di dalam rumah tidak semata untuk ruang keluarga, namun juga ruang istirahat dan area lain di rumah, termasuk kamar untuk anak.
Bagi anak-anak, kamar tidur menjadi tempat di mana mereka lebih banyak menghabiskan waktunya setiap hari. Kamar menjadi tempat belajar, tempat bermain, bersenda gurau dengan teman, menghabiskan waktu luang, sekaligus tempat beristirahat.
Kamar anak menjadi ruang yang multifungsi, sekaligus diharapkan menciptakan kenyamanan bagi mereka. Namun, tidak semua orang tua memahami kebutuhan tersebut karena perbedaan pola yang sangat besar antara orang tua dengan anaknya dalam memanfaatkan ruang tidur.
Kebanyakan orang tua hanya menggunakan ruang tidur untuk beristirahat, setelah seharian aktif berkegiatan di luar rumah.
Untuk menciptakan kenyamanan bagi anak, orang tua perlu memahami kebutuhan utama dari buah hatinya dalam menyediakan kamar tidur. Segala sesuatu harus dipertimbangkan, mulai dari ukuran, desain, furnitur, termasuk memanfaatkan secara optimal keberadaan dinding dan lantai ruangan.
Dalam mengoptimalkan ruang kamar sempit, Anda bisa menggunakan tile dengan warna cerah sehingga terdapat kesan ruang menjadi lebih luas.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-215-tips-memilih-lantai-dan-dinding-yang-tepat-untuk-kamar-anak.html
Langganan:
Postingan (Atom)






